Info site

powered by PrMania.NetMsn bot last visit powered by  PrMania.NetGoogle bot last visit powered by PrMania.NetYahoo bot last visit powered by  PrMania.NetPowered by PrMania.Net

Jendela

Space Your Banner

Space Your Banner
MUr4h b4N93T

RENE DESCARTES


(Temuan Kecil Membawa Perubahan Besar)
Menurut ahli sejarah, heroditus (450 M) menyatakan bahwa geometri berasal dari mesir. Ilmu geometri lahir dari tardisi pengukuran tanah ditepi sungai Nil. Pengukuran tanah senantiasa dilakukan sebagai akibat banjir yang sering terjadi. Sebuah manuskrip tua orang mesir bertajuk Papyrus Rhind yang ditulis oleh Ahmes 2000 SM—saat ini disimpan di museum London Inggris—menginformasikan tentang aturan-aturan dan rumus-rumus untuk mencari luas lading dan ini gudang gandum yang digunakan waktu itu.
Orang mesir juga telah mengetahui banwa bentuk aljabar ax + b = 0 secara geometris dapat dinyatakan sebagai garis lurus. Demikian pula dengan bentuk-bentuk pangkat dua, telah mampu mereka ujudkan sebagai bentuk-bentuk seperti elips, parabola, dan hiperbola.
Matematikawan Rene Descartes, yang lahir di sebuah desa La Haye Perancis 1596, adalah orang yang memiliki ketertarikan pada bidang geometri ini. Descartes telah menemukan sebuah metode untuk menyajikan sebuah titik sebagi bilangan berpasangan dalam sebuah bidang datar. Bilangan-bilangan tersebut terletak pada dua garis saling tegak lurus satu dengan yang lainnya dan berpotongannya di sebuah titik yang dinamakan Origin (0,0), biasanya disimbolkan dengan hurus capital 0(0,0).
Bidang itu dinamakan bidang koordinat atau yang lebih dikenal dengan system koordinat cartesius. Bidang koordinat terbagi dalam empat kwarter atau kudran. Contih P adalah sebuah titik (3,5). Bilangan 3 dinamakan koordinat x untuk P dan 5 dinamakan koordinat y untuk P. Selanjutnya, koordinat x di sebut absis dan koordinat y disebut ordinat.
Dengan kelahiran bidang koordinat, terjadilah revolusi besar dalam bidang matematika. Dengan cerdasnya Descartes menyajikan bentuk-bentuk aljabar yang dilahirkan oleh orang-orang Mesir dan Khwarismi ke dalam bentuk permasalahan geometri secara systematic.
Descartes mampu “menghadirkan dan menjerat” pengetahuan matematika masa lampau kedalam system koordinatnya. Kini aljabarnya orang-orang Mesir dan Khwarismi hadir tidak lagi sebagai bentuk bangun belaka melainkan muncul sebagai sosok bentuk yang lengkap dengan koordinatnya.
Pada tahun 1649, Ratu Cristina mengundang Descartes ke Stockhol Swedia guna mengajarinya ilmu filsafat. Dalam pandangan hidupnya, Descartes menolak untuk mempercayai segala sesuatu sampai bisa membangun atau menemukan landasan untuk mempercayai hal itu sebagai sebuah kebenaran. Pandangan Descartes yang paling terkenal adalah “Cogito, ego sum” (Saya berfikir oleh karenannya saya ada). Pada tahun 1650, Descartes meninggal dalam undangan Ratu Cristina di Swedia tersebut.


Supported

Supported
My LOve Organisasi